Kepala Rutan Magetan Hadiri Wisuda Program Al-Qur’an dan Peresmian Klinik Lapas Kelas I Madiun

    Kepala Rutan Magetan Hadiri Wisuda Program Al-Qur’an dan Peresmian Klinik Lapas Kelas I Madiun

    MADIUN – Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menghadiri rangkaian kegiatan Wisuda ke-2 Metode Iqro dan Hafalan Al-Qur’an Juz 30 Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an, serta Peresmian Klinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun, Rabu (31/12/2025).

    Kegiatan yang digelar di Lapas Kelas I Madiun tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, didampingi para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Sekorwil Madiun. Kepala Rutan Magetan turut aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Warga Binaan Pemasyarakatan yang diwisuda, sebagai bentuk syukur dan cerminan keberhasilan pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada Warga Binaan yang telah lulus Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian bantuan sembako, penyampaian sambutan, serta makan bersama Warga Binaan sebagai wujud kebersamaan dan penguatan nilai kemanusiaan dalam pembinaan pemasyarakatan.

    Ditemui seusai kegiatan Kepala Rutan Kelas IIB Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembinaan kepribadian Warga Binaan.

    “Program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an ini merupakan bentuk pembinaan kepribadian yang sangat penting, tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter, akhlak, dan spiritualitas Warga Binaan sebagai bekal mereka kembali ke masyarakat, ” ujar Ari.

    Rangkaian kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan Peresmian Klinik Lapas Kelas I Madiun yang diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan bagi Warga Binaan, sekaligus komitmen pemasyarakatan dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan berkualitas.

    Usai peresmian, kegiatan ditutup dengan makan bersama serta pembagian bantuan sembako kepada para pengemudi ojek online, sebagai bentuk kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat sekitar.

    Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Magetan menegaskan dukungannya terhadap penguatan program pembinaan, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan nilai sosial dan kemanusiaan dalam sistem pemasyarakatan. (Humas Rutan Magetan)

    madiun
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kodaeral X TNI AL Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut Dalam Rangka Hari Dharma Samudera 2026
    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji,  Aizzudin Abdurrahman Diperiksa
    Momen Haru, Dankodaeral X Makan Satu Piring Berdua Dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura
    TNI Raih Predikat A (Pelayanan Prima) pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025

    Ikuti Kami